Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Viral Tiap Malam Istriku Di Pinjam Teman 3
Tradingan.com - Tahun demi tahun berlalu dengan cepat. Anak Hadi kini sudah berjumlah tiga orang. Satu laki-laki, duduk di bangku SMP, dan dua perempuan, masih di bangku SD. Hadi sangat mencintai istrinya tapi kecantikan istrinya mulai pudar digerogoti usia. Wajahnya yang cantik mulai dipenuhi kerutan dan lemak mulai menduduki setiap wilayah seksi yang dulu pernah dikagumi Hadi. Sifat menjengkelkan dari seorang wanita mulai ditunjukkan istrinya. Tiap kali Hadi ingin melampiaskan nafsunya, istrinya selalu menolaknya.
Kalau pun diizinkan, istrinya tak lagi bergairah seperti saat malam pertama mereka. Perlahan, Hadi mulai merasa telantar. Sebagai seorang pria, dia punya kebutuhan yang tak dapat ditunda. Percekcokan demi percekcokan pun timbul. Bahtera rumah tangga yang dulu damai kini berubah menjadi medan perang. Padahal pangkal masalahnya sederhana sekali: seks. Saat itulah, Hadi mulai merindukan kehidupan gay yang dulu dia jalani dengan bebas.
Dengan alasan bahwa dia harus lembur, Hadi mulai bertualang dengan banyak pemuda gay. Pemuda-pemuda itu mengharapkan figur bapak-bapak sementara Hadi mendambakan tubuh laki-laki yang masih segar. Tak terhitung lagi berapa banyak pantat yang telah Hadi rasakan. Tanpa terkendali, Hadi tenggelam dalam gejolak nafsu homoseksual yang sangat dia rindukan. Tanpa merasa berdosa, Hadi menyodomi setiap pemuda yang mau bertekuk lutut di hadapannya. Terkadang kenangan bersama Andi timbul kembali saat Hadi menikmati kehangatan lubang pelepasan dari pemuda-pemuda yang sedang disetubuhinya, namun Hadi tidak ingin memikirkannya. Maka mulailah Hadi menjalani kehidupan ganda, sebagai pria berkeluarga dan juga sebagai pria homoseksual.
Namun, suatu ketika, tiba-tiba seorang pria tua bertamu ke rumahnya. Ketika Hadi menemuinya, dia terkejut sekali. Pria tua itu adalah ayah Andi. Dua puluh tahun telah lewat. Ayah Andi nampak jauh lebih tua dari ingatan Hadi.
“Om, apa kabar? Sudah lama tidak bertemu. Ada apa Om mencariku?” tanya Hadi dengan ramah.
Bagaimana pun juga, dulu dia sering bertamu ke rumah Andi. Dengan penuh hromat, Hadi mempersilahkannya untuk duduk, tapi pria tua itu memilih untuk berdiri saja. Wajah ayah Andi menyiratkan duka yang mendalam.
“Hadi, Andi sudah meninggal,” isaknya.
“Apa?!” Petir serasa menyambar di siang hari bolong.
Sekujur tubuhnya melemas, hampir terjatuh. Entah kenapa, tiba-tiba hatinya terasa beku. Memang, selama bertahun-tahun, dia telah membunuh cintanya pada Andi. Namun, tak disangka, Hadi sangat terpukul sangat mengetahui bahwa Andi telah tiada. Semua terasa seperti mimpi buruk yang akan hilang jika saja dia dapat terbangun. Namun ini bukan mimpi. Ini nyata.
“Dia bunuh diri,” lanjut ayah Andi, tetap menangis terisak-isak.
“Dia meninggalkan surat untukmu.”
Artikel Terkait
Setelah menyerahkan surat itu, pria tua itu pun pergi, tak ingin Hadi melihatnya menangis terus. Maka tinggallah Hadi seorang diri, terkejut dan shok. Surat itu tergenggam di tangannya tanpa ada niat untuk membukanya. Kebekuan menyelimuti hatinya. Seribu pertanyaan mengganggu pikirannya. Bagaimana mungkin Andi sanggup menghabisi dirinya sendiri. Hadi masih ingat sifat Andi saat dia pertama kali bertemu dengannya. Pemuda itu sangat baik, ramah meskipun agak penakut dan tidak mandiri. Rasanya tak mungkin Andi dapat berbuat hal senekad itu. Tapi Andi memang telah tiada. Yang tersisa hanyalah kenangan-kenangan manis akan dirinya. Lanjut baca!
Viral Tiap Malam Istriku Di Pinjam Teman 2
Biodataviral.com - Tenggelam dalam api asmara dan nafsu, keduanya bergumul dan saling memuaskan. Desahan dan erangan keduanya memenuhi kamar itu, namun ditenggelamkan oleh hingar bingar musik yang telah disetel terlebih dahulu oleh Hadi. Keringat bercucuran di mana-mana seiring dengan semakin panasnya permainan seks mereka. Sebuah erangan panjang mengakhiri semuanya saat Hadi menyemprotkan cairan kelaki-lakiannya. Lemas terkulai, keduanya saling berpelukan sambil mengumpulkan energi mereka kembali.
Hari-hari berikut diisi dengan pelukan dan ciuman mesra meskipun Hadi tidak bisa datang setiap hari. Tak jarang, Hadi mengajak Andi keliling-keliling ke mall. Kebersamaan semacam ini malah membuat Andi semakin lengket pada Hadi. Dalam hatinya, Andi bersumpah akan melakukan apapun asalkan Hadi bahagia. Dalam sebuah kesempatan, Hadi mengajaknya window-shopping ke toko kaset. Di sana, dia sibuk mencari kaset dari artis kesukaannya. Andi tentu saja penasaran sebab Hadi seringkali menyebutkan betapa dia ingin memiliki lagu itu.
“Lagu itu populer pas saya masih SMA. Semacam lagu nostalgia. Send Me A Lover, yang nyanyi Taylor Dayne. Aku penasaran banget. Kok nggak ada toko kaset yang jual lagu itu,” jelas Hadi panjang lebar.
Andi tak tahu apa arti sebenarnya dari lagu itu bagi Hadi. Bisa saja itu lagu nostalgia saat dia pacaran di SMA dulu. Tapi Andi tidak mau ambil pusing. Masa lalu Hadi tidak penting. Yang terpenting adalah Hadi mencintainya Maka tanpa Hadi tahu, Andi memulai perburuannya. Tapi ternyata benar, tidak ada satu toko pun yang menjual lagu itu. Namun, untung saja ada internet. Dari sanalah, Andi berhasil mendapatkan lagu itu, meskipun yang didapatnya adalah versi Celine Dion. Setelah disimpan di dalam CD kecil berbentuk bintang, lagu itu siap dijadikan kejutan. Hadi memang terkejut dan nampak senang sekali. Tapi saat Andi menyinggung tentang cinta, Hadi dengan cepat menepis topik itu.
*****
Sebuah desahan panjang lepas dari bibir Hadi, sedih memikirkan kenangan indah bersama Andi dulu. Andi memang tidak terlalu lihai dalam bercinta, tapi Hadi tetap menyukainya sebab Andi selalu berusaha keras untuk memuaskannya. Terbayang kembali nikmatanya hisapan mulut Andi saat dia mengoral batang kejantanan Hadi. Dan juga kehangatan badannya saat hadi memasukinya dari belakang.
Artikel Terkait
“Aahh..” desah Hadi.
Di saat-saat normal, batang kejantanan Hadi pasti langsung bangkit tiap kali memikirkan hal-hal mesum. Tapi kali ini, batangnya tetap lemas. Rasa sedih dan duka telah mematikan nafsu birahinya untuk sementara waktu. Tangisan seorang anak laki-laki kecil yang sedang merengek ibunya untuk dibelikan balon sesat memecah lamunan Hadi. Dari tempat duduknya, Hadi melihat ibu muda itu merogoh dompetnya dan mengeluarkan selembar uang ribuan kepada penjual balon. Mata Hadi terus saja memandangi anak kecil itu yang paling tidak berusia sekitar 6 tahun. Seorang anak dan keluarga yang normal. Itulah yang mengakibatkan Hadi tega melepas Andi.. Lanjut baca!
Viral Tiap Malam Istriku Di Pinjam Teman 1
Aopok.com - Daun-daun kuning berguguran tertiup angin sore, jatuh berserakan di atas tanah. Sinar matahari bersinar sejuk dari balik dedaunan. Sesosok figur pria berusia sekitar lima puluhan duduk seorang diri di bangku taman, matanya menatap kosong ke depan. Dari pakaian yang rapi dan mahal jelas memperlihatkan bahwa orang itu cukup kaya. Tapi kesedihan yang menggantung di wajahnya akan membuat setiap orang yang melihatnya turut merasa pilu. Meskipun suasana taman itu agak ramai dengan pengunjung, hati pria itu terasa sepi. Rambut keabuan yang mulai memenuhi seluruh kepalanya tidak membuat ketampanannya sirna. Beberapa kerutan akibat usia tua nampak menghiasi wajahnya.
Tanpa disadarinya, setetes air mata menetes jatuh dan membasahi tangannya. Di telapak tangannya, tergenggam erat sebuah foto hitam putih berukuran 4×6. Foto itu, meski sudah mulai berwarna kekuningan termakan waktu, menyimpan sejuta kenangan manis dari masa lalunya, kenangan yang takkan pernah mungkin terulang kembali.
“Maafkan aku, Andi,” bisiknya dengan lirih.
Matanya terpaku pada foto di tangannya. Seorang pemuda manis tersenyum balik padanya. Senyumannya begitu manis dan menggemaskan, membuatnya nampak lugu tapi sekaligus menarik hati.
“Andi..” bisiknya lagi, jari telunjuknya yang kasar bergerak menuruni foto wajah pemuda yang dulu pernah menjadi kekasihnya.
Sejuta penyesalan takkan mampu membawa Andi kembali lagi. Semua telah terlambat. Air mata kembali berlinang saat pria tua itu menangis terisak-isak. Betapa dia merindukan saat-saat indah bersama Andi. Pria tua yang bernama Hadi itu kemudian menyeka air matanya sambil berusaha menenangkan dirinya. Namun, kesedihan itu sulit untuk dihapus. Mungkin selama sisa hidupnya, Hadi akan terus dibayangi rasa penyesalan dan kesedihan yang mendalam.
Artikel Terkait
Beberapa minggu yang lalu, Hadi menghadiri pemakaman mantan kekasihnya itu. Hidup Andi harus berakhir saat dia menghabisi dirinya dengan sebotol pil tidur. Dalam 44 tahun hidupnya, pria malang itu belum pernah menemukan kebahagian sejati dari cinta seorang pria. Sebagai seorang pria gay, Andi sungguh tidak beruntung sebab tidak ada seorang pria gay pun yang sudi menghabiskan hidupnya di sisi Andi. Mereka semua lebih memilih untuk hidup di balik topeng pria heteroseksual, termasuk Hadi. Lanjut baca!
Viral Tukar Istri di Rumah Tanteku
Biodataviral.com - Aku sedang berlibur di kota Bandung, nginap dirumah Om ku adik mama yang paling kecil. Mereka memang 7 bersaudara dan mamaku yang paling tua, aku saat itu berumur 20 tahun dan omku berumur 35 tahun. Istri om ku, tante Ida berumur 27 tahun, orangnya sangat cantik dan mempunyai tubuh yang mungil tapi padat. Pantatnya bebar-benar montok dengan pinggang yang ramping dan perut yang datar, maklum mereka belum mempunyai anak, biarpun sudah kawin hampir 3 tahun. Akan tetapi tante Ida yang cantik itu, orangnya sangat judes, dia tidak memandang mata keluargaku, maklum kami hanya biasa-biasa saja, sedangkan tante Ida datang dari keluarga yang sangat kaya di kota Surabaya, dia hanya 2 bersaudara dan Ida adik perempuannya yang berumur 22 tahun, masih kuliah di ITB dan tinggal dirumah om dan tante Ida di Bandung.
Selama aku berada dirumah om ku ini, hampir setiap hari tante Ida mengomel saja, karena dia memang sangat benci kalau aku menginap dirumah mereka. Disamping aku memang termasuk anak yang bandel, biarpun secara postur tubuh, aku sudah kelihatan sangat dewasa, karena tinggi badanku 175 cm dengan tubuh yang berotot, tante Ida curiga saja dan menganggap aku sering menerima duit dari om ku, pada hal sangat jarang om ku memberi aku duit.
Saat ini aku nginap di rumah mereka, sebenarnya hanya terpaksa saja, karena aku sedang berlibur di Bandung dan ibuku memberitahukan kepada om ku yang memaksa aku tinggal dirumahnya. Hari ini entah mengapa aku merasa suntuk banget sendirian, kemarin sore sebelum om ku pulang dari kantor, tante Ida marah-marah dan menunjukan muka cemberut terhadap saya. Saat itu rumah berada dalam keadaan sepi, om sudah pergi kekantor, Mbak Ani adik tante Ida sedang pergi kuliah, Bik Suti lagi pergi ke pasar, dan tante Ida katanya mau pergi ke arisan. Tadi sebelum pergi dengan nada yang setengah membentak, tante Ida menyuruh saya menjaga rumah.
“Dari pada BT sendiri, mending nonton BF aja di kamar,” pikirku.
TV mulai kunyalakan, kuambil CD porno yang kemarin kupinjam ditempat persewahan dekat rumah, adegan-adegan panas nampak di layar. Mendengar desahan-desahan artis BF yang cantik dan bahenol tersebut membuat aku terangsang. Dengan lincahnya tanganku melucuti celana beserta CD-ku sendiri. Burungku yang sedari tadi tegak mengacung kukocok perlahan. Film yang kutonton itu cukup panas, sehingga aku menjadi semakin bergairah. Kutanggalkan pakaian yang masih melekat, akhirnya tubuhku tanpa ada penutup sekalipun. Kocokan tanganku semakin cepat seiring dengan makin panasnya adegan yang kutonton. Kurasakan ada getaran dalam penisku yang ingin meyeruak keluar. Aku mau orgasme, tiba-tiba…
Terkait
“Anton.. apa yang kamu lakukan!!” teriak sebuah suara yang aku kenal.
“Ooooohh… Tante…?!” aku kaget setengah mati dan sangat bingung sekali saat itu. Tak kusangka tante Ida yang katanya mau pergi arisan bisa kembali secepat itu. Tanpa sadar aku bangkit berdiri dan kudekati tante Ida yang cantik tapi judes itu, yang masih berdiri dalam keadaan kaget dengan mata membelalak melihat keadaanku yang telanjang bulat dengan penisku yang panjang dan besar dalam keadaan tegang itu. Tiba-tiba entah setan mana yang mendorongku, secara refleks saja aku menyergap dan mendekap tubuh tante Ida yang mungil padat itu. Badannya yang mungil dan tingginya yang hanya sampai sebahu dari ku, ku bekap dengan kuat dan kutarik agak keatas, Lanjut baca!
Cerita Sex Sedarah Baru Kepala Kontol Adik Masuk Memek Ku
![]() |
| Cerita Sex Sedarah Baru Kepala Kontol Adik Masuk Memek Ku |
Kebiasaan kmai bercinta membuatku ketagihan, kami selalu memanfaatkan keadaan rumahku yang selalu sepi untuk bercinta, kita saling lumat, dan bahkan aku juga sudah mengulum Penis Rio tetapi tiap kali aku mengulum Penis Rio, baru sebentar saja dia langsung Ngecrot dan usailah percintaan kami. Tapi aku gak memasalahkan itu karena aku juga sayang banget sama Rio. Sampai suatu hari Yuda yang biasanya dirumah, ketika itu dia tidak terlihat, maka aku dan rip pun menjadi sangat bebas dan tidak umpet-umpetan lagi dengan Yuda. Aku dan Rio bercinta degan hebatnya, dan kali ini Rio sangat kuat sekali, lama aku mengulum penisnya tapi dia tidak juga Ngecrot juga. Setelah Rio puas aku mengulum Penisnya, dia menarik kepalaku dan menidurkanku di ranjang dan Rio langsung menindih tubuhku.
Rio menggesek-gesekan Penisnya ke vaginaku, dan dia meminta agar Penisnya dimasukkan dalam memekku. Walau sebenarnya aku juga sudah birahi tapi aku tetap menjaga keperawananku, dengan reflek aku langsung berteriak minta tolong. Rio bersenang hati karena dia juga tau kalau tidak ada orang sama sekali dirumah, tapi setelah aku berteriak, Yuda langsung menuju kamarku dan langsung membentak-bentak Rio. Saat itu juga Rio ketakutan, karena memang badan adikku jauh lebih besar. Aku lansung menutupi tubuhku yang telanjang dan aku yakin adikku melihat ketelajanganku. Dan pacarku sendiri langsung memakai pakaiannya dan pamit pulang. WAJIB BACA SELENGKAPNYA!!!






No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...